|
Dua Kubu Saling Berhadapan di Yaman |
Dua Kubu Saling Berhadapan di Yaman
Nurulilmi.com, Sanaa: Ribuan orang anti dan pro Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh menggelar kekuatan di ibu kota Yaman, Sanaa, Jumat (8/4). Dalam pidatonya, Saleh menyampaikan penolakannya terhadap mediasi yang ditawarkan enam negara, yang tergabung dalam dewan kerjas ama negara Teluk. Pasukan keamanan berbaris membentuk pembatas untuk mencegah sejumlah pendukung Ali Abdullah Saleh mendekat ke podium yang berkumpul di Lapangan Sabaeen. Massa pro pemerintah juga membawa poster besar bergambar Ali Abdullah Saleh dan sejumlah tulisan yang menolak desakan mundur terhadap presiden. Sementara itu, kerumunan massa anti-pemerintah di Lapangan Al-Hetar jauh lebih besar. Mereka menyatakan revolusi yang digalang anak muda merupakan gerakan damai. Mereka membawa tulisan kebebasan, keadilan dan persamaan hak. Personel polisi dan tentara diturunkan di Sanaa untuk mencegah terjadinya bentrokan antara kedua pihak. Hingga saat ini sudah 120 orang meninggal dunia sejak pergolakan terjadi di Yaman. Sejak 11 Februari lalu Presiden Saleh dituntut mundur. Yaman menghadapi pembrontakan suku di utara negara tersebut dan gerakan sparatis di selatan serta kehadiran kelompok Al Qaida. Selama 30 tahun memimpin Yaman, Saleh merupakan sekutu Amerika Serikat dalam memerangi Al Qaida di negara tersebut. Saleh bersedia mundur pada akhir tahun ini. Namun hal itu ditolak kelompok oposisi.(Redaksi/metrotv) |