Oase

Iman
Dunia dan Akhirat, Manakah Yang Utama Untuk Kita?

Dunia dan Akhirat, Manakah Yang Utama Untuk Kita?

مَنْ جَعَلَ الْهُمُوْمَ هَمًّا وَاحِدًا هَمَّ الْمَعَادِ كَفَاهُ اللهُ سَائِرَ هُمُوْمِهِ

"Barangsiapa yang menjadikan semua tujuan menjadi satu, yaitu tujuan hari kembali, niscaya Allah swt mencukupkan kepadanya semua tujuannya"

Read more...
 
TAKUT KEPADA SYIRIK


Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia Telah berbuat dosa yang besar. (QS. An Nisa: 48)

Read more...
 
Adzab Kubur

1.      Tidak diragukan lagi, bahwa Nabi sholallohu alaihi wa sallam tidak meninggal kecuali telah sempurnakan agama ini oleh Alloh subhanahu wa ta'ala. Seruan yang paling agung diserukan Nabi sholallohu alaihi wa sallam adalah Tauhid. Dan sebaliknya larangan yang paling utama adalah Syirik. Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam telah menjaga agama ini dengan penjagaan yang ketat dengan menutup sebab-sebab yang mengantarkan kesyirikan. Seperti berlebih-lebihan kepada kuburan, yang dapat menghantarkan kepada kesyirikan.

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا.

Read more...
 
BERIMAN KEPADA HARI AKHIR 2

Hari akhir adalah masalah ghoib, tidak ada yang mengetahui waktu terjadinya secara pasti selain Alloh subhanahu wa ta'ala. Al-Qur'an sendiri secara tegas menjelaskan bahwa terjadinya qiyamat merupakan kekhususan dan rahasia ilmu Alloh subhanahu wa ta'ala, sehingga para Malaikat dan para Nabi yang mempunyai kedekatan disisi-Nya sekalipun tidak mengetahuinya.

Read more...
 
TAUHID RUBUBIYAH

Tauhid Rububiyah Adalah beriman dengan adanya Alloh subhanahu wa ta'ala, dan menyakini ke-Esaanya dalam perbuatan-perbuatan-Nya.

Diantara pengertian yang lain: menyakini bahwa Alloh subhanahu wa ta'ala adalah satu-satunya sang pencipta, pemberi rezeki, penguasa segala sesuatu, tidak ada sekutu bagi-Nya.

Pengertian ini mencakup perkara berikut:

1.      Iman tentang adanya Alloh subhanahu wa ta'ala .

2.      menetapkan bahwa Alloh subhanahu wa ta'ala sang pencipta segala sesuatu, pemiliknya, pemberi rezkinya. Dan bahwa Dia yang menghidupkan, mematikan, pemberi manfaat, mahdhorot, satu-satunya pengabul do'a. bagi-Nya segala urusan, ditangan-Nya segala kebaikan, Yang maha mampu atas kehendaknya, pembuat takdir dan perubah serta pengurus bagi segala urusan, tidak sekutu bagi-Nya dalam semua hal ini.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 1 of 3